Kamis, 15 Maret 2012

Freebook Leksika: Dahsyatnya Hypnoparenting

Memiliki buah hati memang menyenangkan dan membahagiakan. Namun, sebagai orangtua mungkin Anda sering kewalahan dan kehabisan akal dalam menghadapi tingkah laku mereka. Sulit diatur, suka membantah, malas belajar, tidak mau makan, keranjingan main game, dan segala permasalahan lainnya yang membuat Anda harus memutar otak dan terkadang naik pitam.

Namun, kini, Anda tak perlu lagi marah atau emosi dalam menghadapi sang buah hati. HypnoParenting menjawab kebutuhan Anda. Jangan berpikir, Anda harus melakukan ritual ajaib dengan mantra-mantra yang khusus. HypnoParenting sesungguhnya mengajak Anda untuk membiasakan diri memberikan sugesti positif pada buah hati tercinta. Ini akan membentuk kepribadiannya menjadi lebih kuat dan penuh percaya diri. Dia pun akan tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, bahagia, dan berprestasi.

Temukan caranya dalam buku ini melalui contoh-contoh kasus nyata yang sering dialami oleh orangtua dalam kehidupan sehari-hari. Buktikan sendiri dan lihat hasilnya yang menakjubkan!

Dr. Dewi Yogo Pratomo, M. Ht. adalah seorang pengajar, dosen, penceramah, dan konsultan di bidang Sumber daya Manusia. Ia bersama komunitas Club Hypnosis Sehati (CHS), aktif mendatangi daerah pelosok, sekolah, panti asuhan, panti werdha, dan daerah marjinal lainnya.

Tujuannya semata-mata ingin menyejahterakan masyarakat, di antaranya dengan pemberian motivasi untuk meningkatkan etos kerja serta kesadaran untuk hidup sehat dan bermanfaat. Ia mendanai kegiatan bakti sosialnya dengan menjadi penceramah tetap di beberap universitas dan menyelenggarakan pelatihan-pelatihan sumber daya manusia untuk korporasi. Metode yang digunakan adalah dengn kekuatan alam bawah sadar. Selain itu, ia aktif menulis artikel dan menjadi narasumber di berbagai media massa serta memberikan konseling dalam berbagai permasalahan keluarga.


Kelebihan:
Ditulis oleh pakar HypnoParenting yang telah belasan tahun terbukti berhasil menangani berbagai masalah parenting dengan teknik hipnoterapi. Isi buku praktis dan mudah diterapkan.

Kalimat-kalimat afirmatif yang disampaikan ketika anak sedang dalam kondisi rileks:

Tindakan dan tingkah laku balita masih sangat banyak dipengaruhi alam bawah sadarnya. Itu sebabnya, ia begitu polos dan spontan, serta mudah di-"program" (diberi sugesti) oleh orang tuanya.

Pikiran anak balita ibarat spons yang sangat mudah menyerap apa pun yang terdengar, terlihat dan terasa.

Orang tua menanamkan sugesti melalui kalimat-kalimat afirmasi sesuai kebutuhan anaknya, langsung ke alam bawah sadar sesuai sugesti tersebut.

Persiapan orang tua:
#1. Paham sifat dan kebiasaan anaknya, sehingga tidak melakukan sugesti yang bertentangan dengan sifat balita.

#2. Bisa menyeleksi kata-kata yang akan diucapkan. Fokus pada kata-kata positif dan hindari kata-kata negatif seperti “nakal’, “bandel”, ”  “susah”, “berisik”, dan sebagainya.

#3. Mampu intropeksi diri dan memberikan contoh baik pada anak.

#4. Paham betul konsep dasar hypnoparenting. Tak sekedar tahu. Hindari tindakan tidak sepenuh hati atau tidak rela.

#5. Bekerja sama dengan anak mengenai cara menerapkan hypnopareting agar konsisten.

Setiap orang punya kesalahan. Orang tua harus menyadarinya agar tidak selalu menyalahkan anak. Ingat, yang bicara adalah bahasa batin. Anak tidak peduli orang tua bicara dalam bahasa apa, tetapi saat orang tua meniatkan maksud pikirannya, itulah yang tertangkap. Janin bisa mengikuti kata-kata ibunya, walau ibunya bicara dalam hati, tanpa suara.

Langkah-langkah:
1#. Orang tua harus tenang dan rileks.

2#. Cari saat paling tepat untuk melakukan penanaman sugesti pada anak, ketika balita dalam kondisi yang rileks dan fokus. Misalnya, saat menyusui, saat anak sakit, saat bercerita, atau saat balita sedang tidur.

3#. Gunakan media pendukung untuk melakukan penanaman sugesti (jika dibutuhkan), misalnya suara musik yang menenangkan, suara lembut ibu dan ayah, suara detak jam, dan sebagainya.

4#. Lakukan kontak tubuh secara lembut, berulang dan monoton (dapat dilakukan saat ia tertidur), seperti mengusap kepala atau dahi balita, mengusap punggungnya dengan lembut.

5#. Mulailah bicara dengan niat menanamkan sugesti positif, gunakan kalimat afirmasi positif seperti, “Anak manis, mimpilah yang indah dan besok pagi, bangun segar, bersemangat dan sehat.”

6#. Lakukan pengulangan secara konsisten, ibu dan ayah melakukan hal sama berulang-ulang, hingga terlihat hasil yang diharapkan.


Hindari:
1#. Membiarkan balita tertidur lelap di depan TV atau media lain yang hidup, terutama jika media tersebut memiliki efek negatif. Anak akan memsuki kondisi alpha saat tertidur, sehingga apa yang ia dengan dari luar dapat terprogram secara otomatis di alam bawah sadarnya.

2#. Bertengkar atau saling melontarkan kalimat negatif di depan anak karena bisa tertanam di jiwa bawah sadar anak, dan kemungkinan berakibat pada kesehatannya.

3#. Melakukan kekerasan terhadap anak, karena ia akan dengan mudah memprogram kekerasan tersebut di jiwa bawah sadarnya.

4#. Menggunakan kata-kata negatif. Misalnya, “Besok pagi kamu bangun dan tidak rewel,” tetapi ganti menjadi, “Besok pagi kamu bangun dengan hati senang, ya Nak!”

Selamat mencoba.. J
Info update judul Buku GRATIS setiap harinya, segera kunjungi:  Toko Buku Leksika Kalibata City Square, Jl. Kalibata Raya No. 1 Jakarta Selatan 12750. More info: 021-29316983 www.leksikabooks.com Follow Twitter: @Leksika_KC Joint Facebook Fanpage: http://on.fb.me/s6lsbU

Rabu, 14 Maret 2012

Sejuta Pelangi Oki Setiana Dewi di Leksika Kalibata City

SEJUTA PELANGI: Terinspirasi dari kisah-kisah kehidupan para sahabat, kerabat, dan keluarga. "Warna-warni itulah yang coba kutuangkan dalam buku ini," kata Oki Setiana Dewi yang tampak anggun dengan jilbabnya itu. Oki belajar menulis dari kecil berdasar pengalaman hidupnya.  

"Saya menulis apa yang saya lihat, dengar dan rasakan. Itu pengalaman hidup saya. Buku ini telah dirilis di Malaysia. Sudah terjual 3.000 eksemplar. Cerita ini juga ada cerita pengalaman hidup orang-orang di dalam penjara. Buku ini juga telah ada di Jeddah dan Mekkah," tuturnya, bangga.

Anak ini tampan sekali. Ia tampak sehat dibandingkan teman-temannya yang lain. Hanya saja, ukuran mata kirinya lebih kecil daripada mata kanannya. Kuperhatikan juga ukuran kakinya kecil dan tertekuk. “Ucup sakit apa dan ditemukan di mana, Mbak?” tanyaku. 

Mbak Dumi menghela napas mengajakku meninggalkan Ucup. “Takut Ucup dengar, nanti dia sedih.” Aku menurut saja. “Di pemakaman, Mbak. Selama tiga hari, bayi Ucup ada di pemakaman. Mbak lihat mata yang satunya lebih kecil?” Ia berhenti sejenak. Melempar pandang ke arah Ucup dan kemudian memandangku. “Itu karena matanya dikerumuni semut saat di pemakaman.” “Allah!” jeritku tertahan.

Kembali mataku menggenang. Mbak Dumi menghapus setetes air mata di sudut matanya. Ia kembali mengajakku ke tempat tidur berikutnya. Pikiranku ini masih tak bisa menerima, bagaimana bisa seorang ibu membuang anaknya di pemakaman?

Itulah sepenggal kisah nyata menawan yang ditulis Oki Setiana Dewi di buku ini. Ada banyak  kisah lain tentang kesungguhan berbuat, ketulusan cinta, dan harapan untuk meraih impian, yang dituturkan dengan sangat jujur dan terbuka. Melalui buku ini, kita semua diajak untuk bisa menyikapi setiap peristiwa hidup dengan penuh kearifan dan pembelajaran. 

Info update judul Buku GRATIS setiap harinya, segera kunjungi:  Toko Buku Leksika Kalibata City Square, Jl. Kalibata Raya No. 1 Jakarta Selatan 12750. More info: 021-29316983 www.leksikabooks.com Follow Twitter: @Leksika_KC Joint Facebook Fanpage http://www.facebook.com/pages/Leksika-Kalibata-City/192332754182392

Prepare Your Self For: NADRENALINE..!

Judul buku itu merupakan fusi kata: Nadine dan adrenalin. Buku terbitan Bentang Pustaka, Jakarta, itu memang memuat pengalaman Puteri Indonesia 2005 ini saat bertualang ke sejumlah tempat. 

Tak hanya wira-wiri di layar kaca sebagai entertainter,  mantan puteri Indonesia ini juga kerap wira-wiri melakukan perjalanan traveling ke berbagai penjuru negeri, bahkan dunia. Laut dan gunung menjadi tujuannya.

Seru dan tak disangka-sangka. Seperti Nadine yang bisa tak mandi seminggu saat perjalanan ke Gunung Everest. Nadine yang mencoba survive meski ada badai ...besar saat naik boat ke Wakatobi, dengan GPS off. Pun Nadine yang tidur di Stasiun Kolkata, beralaskan keramik kotor dengan banyak nyamuk dan lalu lalang orang.

Ingin tahu hal-hal tak terduga lainnya tentang petualangan sang mantan Puteri Indonesia ini? Baca Nadrenaline yang ditulis oleh Nadine sendiri! 

So, Prepare your self for: NADRENALINE..!

Info update judul Buku GRATIS setiap harinya, segera kunjungi:  Toko Buku Leksika Kalibata City Square, Jl. Kalibata Raya No. 1 Jakarta Selatan 12750. More info: 021-29316983 www.leksikabooks.com Follow Twitter: @Leksika_KC Joint Facebook Fanpage http://www.facebook.com/pages/Leksika-Kalibata-City/192332754182392

Sukmawati Sukarno Mengungkap Kebenaran

“Buku іոі аdаlah kajian ѕауа pribadi bahwa pemerintahan Ir. Soekarno dikudeta oleh Mayjen Suharto,”

Demikian kata Sukmawati Sukarno dalam event Satu Jam Lebih Dekat dengan Sukmawati Sukarno, yang diadakan oleh Toko Buku Leksika Kalibata City dan bekerjasama dengan Media Presindo, Buku Seru dan Yayasan Bung Karno, Sabtu (10/3/2012).

Menurut putri ke empat dari pasangan Ir. Soekarno dаո Fatmawati іոі metode penulisnnya menggunakan cara seperti penulis novelis Agatha Christie. “Sауа tulis dengan cara detektif,” kata Sukmawati Sukarno.

Banyak tulisan, makalah, buku yang jumlahnya ratusan banyaknya sejak terjadinya peristiwa itu. Menganalisis bahwa “G30S” adalah suatu percobaan kudeta terhadap pemerintah Presiden Sukarno. Percobaan itu gagal. Karena para pelaku bertindak amaturis, tidak profesional. 

Banyak studi dan analisis lainnya tiba pada kesimpulan, bahwa kudeta ”G30S” gagal, karena sengaja dirancang dan dilaksanakan sedemikian rupa, sehingga pasti GAGAL.Selanjutnya kegagalan “G30S” dijadikan dalih untuk menghancurkan PKI dan pendukungnya, seterusnya mencapai tujuan akhir: Menggulingkan Presiden Sukarno dan mendirikan Orde Baru, di bawah Jendral Suharto.

Tulisan-tulisan, studi dan analisis yang muncul itu, sedemikian jauh, dilakukan dengan sungguh-sungguh, dengan membeberkan fakta-fakta dan bukti-bukti, serta kesaksian untuk tiba pada kesimpulan-kesimpulan. Tapi sampai kini nyatanya masih terdapat banyak variasi mengenai apa sebenarnya “G30S” tsb. Siapa dalangnya dan apa tujuan terakhirnya. 

Melihat demikian banyak darah yang mengalir, jutaan korban yang jatuh, setelah itu berdirinya suatu rezim otoriter Orde Baru Jendral Suharto yang didukung sepenuhnya oleh Barat, tidak salah kesimpulan yang ditarik banyak pakar, bahwa akhirnya yang MENGGONDOL KEUNTUNGAN TERBESAR Adalah MAYJEN SUHARTO.

“Sауа menunggu waktu untuk menulis. Sebab, usia ѕауа waktu itu berusia 16 tahun, ” katanya. Acara yang dimoderatori oleh Mas Mirza dari Media Presindo dihadiri oleh kurang lebih 50 orang itu berlangsung seru dan akrab terutama pada sesi tanya jawab.

Acara yang direncanakan berlangsung selama satu jam itu akhirnya selesai pada jam 20.30 WIB dan diakhiri oleh sesi booksigning dan foto bersama. Akhir kata, segenap staff dan karyawan Toko Buku Leksika Kalibata City mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Sukmawati Sukarno dan akan menjadi moment yang tak terlupakan buat kami semua. 

Ucapan terima kasih juga kepada segenap team dari Media Presindo dan Buku Seru: Mas Nanang, Mas Mirza, dan Mas Angga. Semoga kerjasama kita semakin erat di waktu yang akan datang. Amien.






Info update judul Buku GRATIS setiap harinya, segera kunjungi:  Toko Buku Leksika Kalibata City Square, Jl. Kalibata Raya No. 1 Jakarta Selatan 12750. More info: 021-29316983 www.leksikabooks.com Follow Twitter: @Leksika_KC Joint Facebook Fanpage http://www.facebook.com/pages/Leksika-Kalibata-City/192332754182392