Selasa, 16 Oktober 2012

Lowongan Kerja di Leksika - Bergabunglah Sekarang!

Doing the right things right is not about your boss, job, or organization. It`s about self-respect..

Dear: Sahabat Leksika

Tidak ada keberhasilan yang mudah didalam dunia ini. Tidak ada pekerjaan yang gampang dengan rintangan yang sedikit. Bila Anda menginginkan promosi ke jenjang yang lebih tinggi, Anda harus memiliki kemampuan untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang lebih berat. Apabila saat ini Anda diberikan beban "masalah" dengan takaran seperti sekarang, pertanyaannya, apakah Anda sanggup mengatasinya? Bila Anda belum sanggup menyelesaikannya, apakah Anda sanggup memikul beban yang lebih berat pada jenjang jabatan yang lebih tinggi? 

Berkaitan dengan itu, seiring dengan pertumbuhan dan pengembangan Toko Buku Leksika, maka saat ini kami membutuhkan tenaga-tenaga muda yang dinamis, handal, dan kreatif. Toko Buku Leksika membuka kesempatan seluas-luasnya bagi Anda. Kesempatan tidak datang dua kali, ambil keputusan sekarang. Bergabung dan tumbuh bersama Toko Buku Leksika..


Jumat, 12 Oktober 2012

Yang GRATIS di Leksika: GADIS PAKARENA by Khrisna Pabichara


Hari-berganti hari, malam pun menjelang mengisi relung-relung hati nan indah.Berat rasanya meninggalkan keindahan itu. Kini Cinta ini teruji

Saat semua kita lalui bersama, kolaborasi dua insan yang sedang dilanda asmara dahana, dendang nyanyian surgapun tak mampu membendung, saat keikhlasan dua hati berpadu

Kekasih hatiku, tak pernah lelahku menyayangm..

*Memo Cintaku pagi td*

Guru kimia saya saat di bangku sekolah menengah  atas menyatakan bahwa segala hal dalam kehidupan ini merupakan sebuah rangkaian  rekasi kima dengan hubungan sebab-akibat sebagai penjelasannya. Segala hal merupakan hubungan sebab-akibat dengan alas an yang bisa dijelaskan secara berantai.

 Ungkapan tersebut sungguh kontras dengan pendapat seorang Khrisna Pabichara yang menyatakan bahwa “Cinta tak mengenal kata tetapi.”Khirsna Pabichara menuangkan empat belas kisah pendek untuk memperkuat ungkapannya. Baginya tak ada yang tak mungkin jika berurusan dengan hati. Sebuah hal sederhana lewat ulasan tangannya menjadi sesuatu yang tak biasa. Membuat kita merenung akan hakiki cinta itu sendiri.

Gadis Pakarena adalah sebuah kisah percintaan  antara seorang anak pribumi dengan seorang gadis keturunan Tionghoa. Kehadirannya sebagai perempuan keturunan  pertama di sekolah menengah kerawitan satu-satunya di belahan timur nusantara. Layaknya kisah Romeo and Juliet keduanya menjalani kisah terlarang. Dia dipanggil Gadis Makarena karena kepiawiannya dalam hal menari. Setiap tahun, di Wuhan saat musim semi pada hari dan bulan yang sama mereka berjanji untuk bertemu. Sayangnya itu hanya angan semu belaka.

Mereka tidak bisa memadukan kasih justru karena faktor kondisi. Dari nama tokoh perempuan dalam kisah ini, Kim Mei langsung mengingatkan saya pada peristiwa kerusuhan Mei. Pemiilhan nama ini entah dimaksud untuk mengingatkan kita agar lebih mawas diri atau agar pembaca teringat pada kasus Me 2008 seperti saya.

Mengawini ibu mengisahkan tentang  rasa sakit hati seorang anak laki-laki, Rewa terhadah ayahnya. Sepanjang hidupnya, ia sering melihat perlakuan kejam sang ayah kepada ibundanya.  Sementara sang ibu sama sekali tidak membalas bahkan cenderung pasrah.  Baginya, “ Mencintai itu pekerjaan abadi, Nak, tak pernah selesai”    

Ia membalas dendam dengan  meniduri setiap perempuan yang diinginkan ayahnya menjadi ibunya. Perempuan pilihan sang ayah bukan sembarang perempuan, harus perempuan dengan nama depan N. Jika anda memiliki nama depan N ada baiknya waspada.

Kisah ini merupakan kisah favorit saya. Selain ide uniknya juga karena banyak kata-kata bijak yang bisa ditemukan di sana. Kata bijak berupa petuah dari sang ibu untuk anak laki-lakinya. Misalnya kalimat, " Bakti itu, Nak, adalah saudara kandung kepatuhan." Lalu kalimat, "Jika ingin menerima yang terbaik, Nak, berikan juga yang terbaik." Masih banyak kata-kata lain yang sejenis.

Kisah dengan judul  Selasar,  Lebang dan Hatinya serta   Pembunuh Parakang, merupakan rangkaian sebuah kisah. Pertama dikisahkan mengenai  seorang pria yang ditinggal kekasih hatinya satu bulan sebelum menikah, kisah Selasar. Kisah yang dipandang dari sudut Tutu, pria yang merana kehilangan kekasihnya.

Kisah Lebang dan Hatinya  berkisah dari sisi Natisha Daeng Lebang. Mengapa ia pergi meninggalkan Tutu satu bulan sebelum pernikahan dilangsungkan. Apa alasannya serta bagaimana kondisinya saat ini. Adapun kisah  Pembunuh Parakang merupakan kisah dari sudut Rangka, sosok yang menjadi dalang semua peristwa.

 Secara keseluruhan kisah yang ada beragam jenisnya. Setiap kisah  menawarkan saripati yang berbeda.  Latar belakang juga berbeda. Kalau pun ada yang sama dikarenakan adanya kesinambungan kisah seperti kisah Selasar,  Lebang dan Hatinya serta   Pembunuh Parakang. Cinta yang diramu oleh Daeng yang satu ini juga mengetengahkan cinta untuk keluarga. Sungguh sebuah harmoni yang menawan.

Uniknya setiap kisah dimulai di halaman kanan. Sisi kiri  digunakan untuk mencantumkan sepenggal kalimat yang mencerminkan isi kisah. Ilustrasi yang menawan di halaman belakang memberikan nuansa mewah. Kesan kontemporer terasa kental. Idenya juga unik membuat yang melihat bisa merasakan jiwa dari kisah itu..

Diambil dari blog sahabat:

Dapatkan Novel: GADIS PAKARENA – by Khrisna Pabichara, GRATIS hanya di Toko Buku Leksika Kalibata City Square, Minggu (14/10/2012). Cukup dengan registrasi KTP yang berlaku di Layanan Pelanggan. 100% tanpa harus belanja (limited stock). Be there and don`t miss it..


Info promosi dan update judul Buku GRATIS (Freebook) setiap harinya, segera kunjungi: Toko Buku Leksika Kalibata City Square, Jl. Kalibata Raya No. 01 Jakarta Selatan 12750. More info: 021-29316983 www.leksikabooks.com Follow Twitter: @Leksika_KC Joint Facebook Fanpage: Leksika Kalibata City please click:  http://on.fb.me/s6lsbU 


Senin, 08 Oktober 2012

Yang GRATIS di Leksika: Penakluk Badai - Novel Biografi KH. Hasyim Asy`ari

HADRATUS Syaikh Hasyim Asy'ari adalah sosok kharismatik. Ketokohannya tidak hanya dalam bidang sosial keagamaan tetapi juga dalam bidang ekonomi, politik serta kenegaraan. Fakta telah membuktikan. Tokoh ini meninggal 7 September 1947. Berdasarkan kepres No. 29/1964 ia ditetapkan sebagai pahlawan kemerdekaan nasional.

Dalam novel inspiratif Penakluk Badai karya alumnus Universitas Al-Azhar, Aguk Irawan MN ini kiprah Syaikh Hasyim dikupas tuntas. Dalam dunia pendidikan, Syaikh Hasyim dikenal sebagai sosok yang revolusioner, pembela wong cilik, dan berfikir out of the box. Sejarah bercerita dia membuka lahan pendidikan pesantren (pesantren Tebuireng) dengan memilih tempat yang sepi, dengan membabat hutan lebat, dan hidup di lingkungan orang-orang yang jauh dari peradaban dan agama. Gagasan mendirikan pesantren di tempat yang kurang layak seperti itu ditentang oleh banyak kiai senior, terutama dari pihak sahabat dan keluarganya (hal. 152-155).

Namun dalam pemikiran Syaikh Hasyim pendidikan itu harus lebih banyak diberikan kepada orang yang masih jauh dari peradaban dan kebudayaan adhiluhung. Semua itu dilakukannya tak lain dan tak bukan demi mengembangkan dan meningkatkan kualitas umat Islam secara militan.

Ranah ekonomi juga dirambah oleh Syaikh Hasyim guna meningkatan kualitas umat Islam. Pada 1919, ketika booming informasi dan wacana tentang koperasi sebagai bentuk kerja sama ekonomi di tengah-tengah masyarakat, maka dia tampil dengan gagasan briliannya. Dia bekerja sangat aktif dan produktif. Akhirnya terbentuklah sebuah badan organisasi semacam koperasi semacam koperasi yang disebut dengan Syirkinul Inan li Murabathi Ahli al-Tujjar yang mampu mendongkrak statistik tingkat pekonomian umat islam (hal. 189).

Masa Penjajahan
Kehadiran Hadratusy Syaikh dalam dunia perpolitikan juga memberikan sumbangsih besar bagi bangsa ini, khususnya dalam merebut kemerdekaan dari bangsa kolonial. Dia adalah pahlawan dan pejuang kemerdekaann yang memimpin gerakan perlawanan terhadap Belanda di lapangan secara langsung, menyusun strategi di pos-pos yang ada, dan mengangkat senjata siang dan malam bersama di tengah-tengah pejuang lainnya.

Beberapa bukti konkrit perjuangan dan peran yang dimainkannya adalah saat Belanda menyatakan wilayah Indonesia dalam darurat perang dan merencanakan Ordonansi Milisi Bumiputera tahun 1940. Dia memanggil beberapa kiai untuk datang ke Tebuireng untuk bermusyawarah.

Melalui musyawarah itu, para kiai yang diimami sendiri olehnya menghasilkan sebuah keputusan berupa penolakan terhadap rencana Belanda tersebut. Bahkan dia sampai mengharamkan dukungan berbentuk apapun, termasuk menyumbangkan darah untuk bangsa kulit putih itu (hal. 327).

Pun pada masa penjajahan Jepang. Hadratusy Syaikh begitu gigih menolak segala bentuk Niponnisasi, seperti menyanyian lagu ''Kimigayo'' dan mengibarkan bendera Hinomaru (hal. 344). Akibat dari aksi perlawanan tersebut pada 1942, dia dijebloskan ke dalam jeruji penjara Mojokerto, dan kemudian ditawan di Surabaya.

Siksaan dan deraan diterimanya selama dalam masa-masa tahanan. Namun, semua itu dihadapinya dengan hati yang tabah, sabar, serta terus berdo'a kepada Allah SWT agar selalu diberi ketebalan iman dan kekokohan dalam memegang prinsip.

Dengan bahasa yang lugas dan mengalir, novel ini menghadirkan kembali sosok keteladanan serta kegigihan kepemimpinan Hadrarus Syaikh Hasyim Asy'ari secara utuh. Novel ini patut bahkan harus dibaca oleh para pemimpin negeri ini sebagai renungan dan teladan atas kepemimpinan mereka.

Dapatkan : PENALKUK BADAI - Novel Biografi KH Hasyim Asy`ari, GRATIS hanya di Toko Buku Leksika Kalibata City Square, Kamis (11/10/2012). Cukup dengan registrasi KTP yang berlaku di Layanan Pelanggan. 100% tanpa harus belanja (limited stock). Be there and don`t miss it..



Info promosi dan update judul Buku GRATIS (Freebook) setiap harinya, segera kunjungi: Toko Buku Leksika Kalibata City Square, Jl. Kalibata Raya No. 01 Jakarta Selatan 12750. More info: 021-29316983 www.leksikabooks.com Follow Twitter: @Leksika_KC Joint Facebook Fanpage: Leksika Kalibata City please click:  http://on.fb.me/s6lsbU 


Beli 3 + GRATIS 1 : Special For Hijabers Community


Belakangan ini sedang merebak demam hijabers style di kalangan muslimah berkerudung. Bagi yang belum tahu, hijabers style ini adalah sekelompok muslimah yang menggunakan model hijab (kerudung) beraneka ragam. Mereka sudah bosan dengan model kerudung segi empat yang dilipat menjadi segi tiga kemudian dikenakan dengan model yang amat biasa, atau sekedar ditarik satu sisi ke atas kepala kemudian diberi peniti bergelantungan. They want something different.

Kemudian mereka mulai mengotak-atik pashmina dan menciptakan model-model kerudung yang baru. Atau karena beberapa dari yang sudah bosan itu adalah designer, maka mereka menciptakan kerudung baru dari beraneka ragam bahan. 

Modelnya begitu banyak ragam, tak terhitung jumlahnya. Mulai yang disampirkan saja ke samping, atau dilingkar-lingkarkan ke kepala yang melihatnya saja sudah bikin pusing orang (hehehe, peace yow!!!), mulai dari gaya Dian Pelangi sampai gaya turban.

Esensi dari pengenaan hijabers style itu apa sih?. Mungkin mereka hanya ingin membuat penampilan mereka lebih menarik dan tidak terlalu monoton, itu saja. Bahkan banyak dari mereka yang berharap dengan inisiatif mereka maka akan mengundang teman-teman muslimah lainnya untuk ikut menutup aurat mereka, hmm… cita-cita yang mulia.

So, Toko Buku Leksika memberikan special promo buat kamu-kamu yang ingin berkreasi dengan hijab. Ada sepuluh judul buku dalam promo Beli 3 + GRATIS 1. Ada banyak inspirasi hijabers style yang bisa kamu dapat, so buruan mampir ke Toko Buku Leksika Kalibata City Square. Persediaan terbatas lho..